Berapa Butir Telur yang Aman Dikonsumsi Setiap Hari? Ini Penjelasannya

Berapa Butir Telur yang Aman Dikonsumsi Setiap Hari? Ini Penjelasannya

--Ilustrasi gambar

PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Telur merupakan salah satu bahan pangan yang mudah diperoleh, harganya relatif terjangkau, serta kaya akan protein berkualitas tinggi. Tak heran jika makanan ini menjadi pilihan banyak orang untuk memenuhi kebutuhan gizi harian, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Meski memiliki banyak manfaat, masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya mengenai batas aman konsumsi Telur dalam sehari. Sebagian orang khawatir kandungan kolesterol pada Telur dapat berdampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi terlalu banyak.

Lantas, berapa butir Telur yang aman dikonsumsi setiap hari?

Kandungan Gizi Telur

Satu butir Telur ayam berukuran sedang mengandung berbagai nutrisi penting, di antaranya:

  • Sekitar 6–7 gram protein berkualitas tinggi.
  • Lemak sehat.
  • Vitamin A, D, E, dan B12.
  • Kolin yang penting untuk fungsi otak.
  • Selenium dan fosfor.
  • Lutein dan zeaxanthin yang baik untuk kesehatan mata.

Kombinasi nutrisi tersebut menjadikan Telur sebagai salah satu makanan padat gizi yang bermanfaat bagi tubuh.

Berapa Batas Aman Konsumsi Telur dalam Sehari?

Bagi sebagian besar orang sehat, mengonsumsi 1–2 butir Telur per hari umumnya masih dianggap aman sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi Telur dalam jumlah tersebut tidak meningkatkan risiko penyakit jantung pada orang yang sehat, terutama jika diimbangi dengan pola hidup aktif dan asupan makanan bergizi lainnya.

Sementara itu, individu dengan kebutuhan protein yang lebih tinggi, seperti atlet atau orang yang menjalani latihan kekuatan, dapat mengonsumsi lebih banyak Telur sesuai kebutuhan gizi dan anjuran tenaga kesehatan atau ahli gizi.

Kebutuhan Protein Harian Tidak Hanya dari Telur

Meskipun Telur merupakan sumber protein yang sangat baik, kebutuhan protein sebaiknya dipenuhi dari berbagai jenis makanan.

Beberapa sumber protein lain yang dapat dikombinasikan antara lain:

  • Ikan.
  • Daging tanpa lemak.
  • Dada ayam.
  • Tahu dan tempe.
  • Susu serta produk olahannya.
  • Kacang-kacangan.

Mengonsumsi sumber protein yang beragam membantu tubuh memperoleh berbagai vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya.

Apakah Kolesterol Telur Berbahaya?

Selama bertahun-tahun, Telur sering dikaitkan dengan tingginya kadar kolesterol.

Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa pada sebagian besar orang sehat, kolesterol dari makanan tidak selalu memberikan pengaruh besar terhadap kadar kolesterol darah. Faktor lain seperti konsumsi lemak jenuh, lemak trans, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, dan faktor genetik juga berperan penting.

Meski demikian, orang yang memiliki kolesterol tinggi, diabetes, atau penyakit jantung tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi mengenai jumlah konsumsi Telur yang sesuai dengan kondisi kesehatannya.

Tips Mengonsumsi Telur agar Lebih Sehat

Agar manfaat Telur lebih optimal, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Pilih metode memasak yang lebih sehat, seperti direbus, dikukus, atau dibuat Telur dadar dengan sedikit minyak.
  • Hindari terlalu sering menggoreng Telur menggunakan banyak minyak.
  • Padukan Telur dengan sayuran dan sumber karbohidrat kompleks.
  • Batasi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh sebagai pelengkap, seperti daging olahan atau makanan cepat saji.
  • Simpan Telur dengan benar agar tetap segar dan aman dikonsumsi.

Telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang kaya akan vitamin dan mineral penting. Bagi kebanyakan orang sehat, konsumsi 1–2 butir Telur per hari umumnya aman dan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Namun, kebutuhan setiap orang dapat berbeda tergantung usia, tingkat aktivitas, kondisi kesehatan, dan kebutuhan gizi masing-masing. Oleh karena itu, menjaga pola makan yang bervariasi dan seimbang tetap menjadi kunci utama untuk memperoleh manfaat kesehatan secara optimal.

Sumber: