Memencet Jerawat Bisa Tinggalkan Bekas? Simak Cara Perawatan yang Tepat

Memencet Jerawat Bisa Tinggalkan Bekas? Simak Cara Perawatan yang Tepat

--Ilustrasi gambar

PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Gemas Ingin Memencet Jerawat? Sebaiknya Tahan Dulu. Munculnya jerawat di wajah sering kali membuat seseorang tergoda untuk segera memencetnya agar cepat hilang. Padahal, kebiasaan ini justru dapat memperburuk kondisi kulit dan meningkatkan risiko terjadinya infeksi maupun bekas jerawat yang sulit dihilangkan.

Jerawat merupakan masalah kulit yang terjadi akibat pori-pori tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan bakteri. Penanganan yang kurang tepat dapat membuat peradangan semakin parah dan memperpanjang proses penyembuhan.

Mengapa Memencet Jerawat Berbahaya?

Memencet jerawat dengan tangan yang tidak steril atau menggunakan cara yang salah dapat mendorong bakteri masuk lebih dalam ke lapisan kulit. Akibatnya, peradangan bisa menjadi lebih luas dan proses penyembuhan berlangsung lebih lama.

Selain itu, tekanan saat memencet jerawat juga dapat merusak jaringan kulit di sekitarnya sehingga meningkatkan risiko terbentuknya jaringan parut.

Bahaya Memencet Jerawat

1. Memicu Infeksi

Tangan yang kotor mengandung banyak bakteri. Ketika digunakan untuk memencet jerawat, bakteri dapat masuk ke dalam pori-pori yang terbuka dan menyebabkan infeksi. Akibatnya, jerawat menjadi lebih merah, bengkak, terasa nyeri, bahkan dapat bernanah.

2. Menyebabkan Bekas Jerawat

Salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah munculnya bekas jerawat, baik berupa noda kehitaman (hiperpigmentasi) maupun jaringan parut atau bopeng. Bekas jerawat umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk memudar dibandingkan jerawat itu sendiri.

3. Memperparah Peradangan

Memencet jerawat dapat menyebabkan isi jerawat menyebar ke jaringan kulit di sekitarnya. Hal ini dapat memicu munculnya peradangan baru sehingga area yang berjerawat menjadi lebih luas.

4. Proses Penyembuhan Menjadi Lebih Lama

Jerawat yang dibiarkan sembuh secara alami umumnya akan membaik dengan perawatan yang tepat. Sebaliknya, jerawat yang dipencet berulang kali berisiko mengalami luka terbuka sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.

5. Berisiko Menimbulkan Luka Permanen

Pada beberapa orang, terutama yang memiliki jerawat meradang atau jerawat batu, kebiasaan memencet jerawat dapat meninggalkan bekas luka permanen yang sulit diatasi.

Cara Merawat Jerawat yang Benar

Daripada memencet jerawat, lakukan perawatan kulit yang lebih aman dengan langkah berikut:

1. Bersihkan Wajah Secara Rutin

Cuci wajah dua kali sehari menggunakan pembersih yang lembut agar minyak, kotoran, dan sisa riasan tidak menyumbat pori-pori. Hindari mencuci wajah terlalu sering karena dapat membuat kulit menjadi kering dan memicu produksi minyak berlebih.

2. Gunakan Produk Perawatan yang Sesuai

Pilih produk perawatan yang mengandung bahan aktif seperti:

  • Asam salisilat (salicylic acid).
  • Benzoil peroksida (benzoyl peroxide).
  • Niacinamide.
  • Retinoid (sesuai anjuran tenaga kesehatan).
  • Asam azelaat (azelaic acid).

Bahan-bahan tersebut dapat membantu mengurangi peradangan, membersihkan pori-pori, dan mencegah munculnya jerawat baru.

3. Jangan Sering Menyentuh Wajah

Menyentuh wajah dengan tangan yang belum bersih dapat memindahkan bakteri dan minyak ke kulit sehingga berpotensi memperparah jerawat.

4. Gunakan Pelembap dan Tabir Surya

Kulit berjerawat tetap membutuhkan pelembap agar fungsi pelindung kulit tetap terjaga. Pada siang hari, gunakan tabir surya nonkomedogenik untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang dapat memperparah bekas jerawat.

5. Konsultasikan ke Dokter Kulit Bila Jerawat Parah

Jika jerawat berukuran besar, terasa nyeri, sering kambuh, atau meninggalkan banyak bekas luka, sebaiknya konsultasikan ke dokter spesialis kulit. Dokter dapat memberikan terapi yang sesuai, mulai dari obat oles, obat minum, hingga tindakan medis bila diperlukan.

Kebiasaan yang Membantu Mencegah Jerawat

Selain menggunakan produk perawatan kulit, beberapa kebiasaan berikut juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit:

  • Membersihkan wajah setelah berkeringat.
  • Mengganti sarung bantal secara rutin.
  • Membersihkan layar ponsel secara berkala.
  • Menghindari penggunaan kosmetik yang menyumbat pori-pori.
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Tidur yang cukup dan mengelola stres.

BACA JUGA:Cara Atasi Kulit Berjerawat dengan Skincare Simple tapi Efektif

Memencet jerawat mungkin terlihat sebagai cara cepat untuk menghilangkannya, tetapi kebiasaan ini justru dapat meningkatkan risiko infeksi, memperparah peradangan, memperlambat penyembuhan, hingga meninggalkan bekas jerawat yang sulit hilang.

Perawatan yang tepat melalui kebersihan kulit, penggunaan produk yang sesuai, serta konsultasi dengan dokter apabila jerawat tergolong berat merupakan langkah yang lebih aman untuk mendapatkan kulit yang sehat dan bersih.

Sumber: