Sama-Sama Kaya Serat, Flaxseed atau Chia Seed yang Lebih Efektif untuk Diet?
--Ilustrasi gambar
PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Flaxseed dan chia seed semakin sering digunakan sebagai tambahan dalam menu sehat. Keduanya dikenal kaya serat, mengandung lemak sehat, serta dapat dengan mudah dicampurkan ke dalam oatmeal, yoghurt, smoothie, maupun berbagai hidangan lainnya.
Karena memiliki sejumlah kesamaan, muncul pertanyaan: Flaxseed atau chia seed, mana yang lebih baik untuk diet?
Jawabannya tidak sesederhana memilih salah satu. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Pilihan terbaik dapat disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi, pola makan, selera, serta cara mengonsumsinya.
Sama-Sama Kaya Serat
Salah satu alasan Flaxseed dan chia seed populer dalam menu diet adalah kandungan seratnya.
Serat dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal tersebut membuat makanan tinggi serat dapat menjadi bagian dari pola makan yang membantu seseorang mengatur asupan makanan secara keseluruhan.
chia seed memiliki kemampuan menyerap cairan dan membentuk tekstur seperti gel. Karakteristik ini membuatnya mudah ditambahkan ke dalam overnight oats, yoghurt, atau puding chia.
Sementara itu, Flaxseed memiliki tekstur yang berbeda dan umumnya lebih nyaman dikonsumsi setelah digiling.
Keunggulan chia seed
chia seed memiliki kandungan serat yang tinggi dan menjadi sumber asam lemak omega-3 jenis ALA.
Salah satu kelebihan chia seed adalah kepraktisannya. Biji ini dapat langsung ditambahkan ke makanan tanpa harus melalui proses penggilingan terlebih dahulu.
Ketika terkena cairan, chia seed akan mengembang dan membentuk lapisan gel. Efek tersebut membuat teksturnya lebih mengenyangkan dan cocok digunakan sebagai tambahan pada menu sarapan.
chia seed juga mengandung mineral seperti kalsium, magnesium, dan fosfor.
Keunggulan Flaxseed
Flaxseed atau biji rami juga memiliki kandungan serat dan ALA yang baik. Selain itu, Flaxseed dikenal sebagai sumber lignan, yaitu kelompok senyawa tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan.
Salah satu hal penting ketika mengonsumsi Flaxseed adalah bentuknya. Flaxseed yang sudah digiling umumnya lebih mudah dicerna dan membantu tubuh memperoleh nutrisi dari bagian dalam biji.
Flaxseed dapat ditambahkan ke oatmeal, smoothie, yoghurt, adonan roti, atau makanan lainnya.
Biji rami utuh juga dapat dikonsumsi, tetapi sebagian nutrisi dapat tidak terserap secara optimal jika biji melewati saluran pencernaan dalam kondisi masih utuh.
Mana yang Lebih Baik untuk Diet?
Jika tujuan utamanya adalah membantu mengontrol rasa lapar, chia seed maupun Flaxseed sama-sama dapat menjadi pilihan karena keduanya menyediakan serat.
chia seed unggul dari sisi kepraktisan dan kemampuannya menyerap cairan. Sementara Flaxseed menawarkan kombinasi serat, ALA, serta lignan.
Jadi, tidak ada satu jenis yang secara mutlak lebih baik untuk semua orang.
Pilihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan bagaimana bahan tersebut digunakan dalam pola makan sehari-hari.
Jangan Menganggap Biji-Bijian sebagai Penentu Berat Badan
Meski chia seed dan Flaxseed memiliki berbagai kandungan nutrisi, keduanya bukan makanan ajaib yang secara otomatis menurunkan berat badan.
Penurunan berat badan pada dasarnya dipengaruhi oleh keseimbangan energi secara keseluruhan. Kualitas makanan, jumlah asupan, aktivitas fisik, tidur, dan konsistensi pola hidup juga berperan.
Karena itu, menambahkan chia seed atau Flaxseed ke dalam makanan tetap perlu disertai pola makan yang seimbang.
Perhatikan pula porsinya. Keduanya termasuk makanan yang cukup padat energi sehingga mengonsumsi dalam jumlah berlebihan tetap dapat meningkatkan asupan kalori.
Cara Mengonsumsi chia seed
chia seed dapat dicampurkan langsung ke dalam yoghurt, oatmeal, smoothie, atau salad.
Biji ini juga dapat direndam terlebih dahulu dalam air atau susu hingga membentuk tekstur seperti gel.
Pastikan konsumsi cairan tetap mencukupi, terutama ketika meningkatkan asupan serat secara signifikan.
Cara Mengonsumsi Flaxseed
Flaxseed dapat digiling menggunakan penggiling makanan sebelum dicampurkan ke dalam menu.
Biji rami giling dapat ditambahkan ke oatmeal, yoghurt, smoothie, sereal, atau adonan makanan.
Untuk menjaga kualitasnya, Flaxseed giling sebaiknya disimpan dengan baik dan terlindung dari panas serta udara berlebihan.
Jadi, Pilih Flaxseed atau chia seed?
Baik Flaxseed maupun chia seed dapat menjadi bagian dari menu diet sehat.
Pilih chia seed jika mengutamakan kepraktisan, tekstur yang mengembang saat direndam, dan kemudahan penggunaannya.
Pilih Flaxseed jika ingin mendapatkan tambahan lignan sekaligus serat dan ALA, dengan catatan sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk giling agar lebih mudah dimanfaatkan tubuh.
Jika sulit menentukan pilihan, keduanya juga dapat digunakan secara bergantian dalam menu harian dengan tetap memperhatikan porsi.
Pada akhirnya, keberhasilan diet tidak ditentukan oleh satu bahan makanan saja. Yang lebih penting adalah membangun pola makan seimbang, mengatur porsi, aktif bergerak, dan menjalankannya secara konsisten.
Sumber: