Jangan Keliru, Mata Panda dan Kantung Mata Ternyata Berbeda. Kenali Ciri-cirinya
--Ilustrasi gambar
PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Mata panda dan kantung mata merupakan dua kondisi yang cukup sering terlihat pada area sekitar mata. Keduanya bahkan kerap dianggap sebagai masalah yang sama karena sama-sama membuat wajah terlihat lebih lelah.
Padahal, Mata panda dan kantung mata memiliki karakteristik yang berbeda. Mata panda umumnya berkaitan dengan perubahan warna atau penggelapan kulit di bawah mata, sedangkan kantung mata lebih terlihat sebagai pembengkakan atau tonjolan di area tersebut.
Perbedaan ini penting diketahui agar seseorang tidak salah memahami kondisi yang dialami maupun cara merawatnya.
Apa Itu Mata panda?
Istilah Mata panda biasanya digunakan untuk menggambarkan area bawah mata yang tampak lebih gelap dibandingkan kulit di sekitarnya.
Warna gelap tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mulai dari kurang tidur, faktor genetik, penuaan, paparan sinar matahari, hingga kondisi kulit tertentu.
Pada sebagian orang, lingkaran gelap di bawah mata juga dapat semakin terlihat ketika tubuh sedang lelah.
Meski sering dikaitkan dengan kurang tidur, Mata panda tidak selalu muncul hanya karena seseorang tidur terlalu sedikit. Faktor keturunan dan karakteristik kulit juga dapat berperan.
Lalu, Apa yang Dimaksud dengan kantung mata?
Berbeda dari Mata panda, kantung mata lebih berkaitan dengan pembengkakan atau tonjolan pada bagian bawah mata.
Kondisi ini dapat semakin terlihat seiring bertambahnya usia. Salah satu penyebabnya adalah perubahan jaringan di sekitar mata yang membuat lemak di area tersebut lebih menonjol.
kantung mata juga dapat tampak lebih jelas ketika seseorang mengalami retensi cairan, terutama setelah bangun tidur atau setelah mengonsumsi makanan yang tinggi garam.
Jadi, Mata panda dan kantung mata Apakah Sama?
Jawabannya, tidak sama.
Perbedaan paling mudah dilihat dari tampilannya. Mata panda lebih menonjolkan perubahan warna atau area kulit bawah mata yang tampak gelap. Sementara itu, kantung mata terlihat sebagai pembengkakan atau tonjolan di bawah mata.
Meski berbeda, keduanya bisa muncul secara bersamaan. Seseorang dapat memiliki lingkaran hitam sekaligus pembengkakan di bawah mata sehingga wajah terlihat semakin lelah.
Mengapa Mata panda dan kantung mata Bisa Muncul?
Ada sejumlah faktor yang dapat berkontribusi terhadap munculnya kedua kondisi tersebut.
1. Kurang Tidur
Kurang tidur dapat membuat wajah terlihat lebih lelah dan membuat area bawah mata tampak lebih gelap atau sembap.
2. Faktor Usia
Seiring bertambahnya usia, kulit kehilangan elastisitas dan jaringan di sekitar mata mengalami perubahan. Kondisi tersebut dapat membuat kantung mata semakin terlihat.
3. Faktor Genetik
Pada sebagian orang, kecenderungan memiliki lingkaran hitam atau kantung mata dapat dipengaruhi faktor keturunan.
4. Retensi Cairan
Penumpukan cairan dapat menyebabkan area bawah mata terlihat lebih sembap, terutama pada waktu tertentu seperti setelah bangun tidur.
5. Paparan Sinar Matahari
Paparan sinar matahari dapat berkontribusi terhadap perubahan warna kulit dan membuat area gelap di sekitar mata terlihat semakin jelas.
Bagaimana Cara Merawat Area Bawah Mata?
Perawatan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari yang sederhana. Tidur cukup, menjaga asupan cairan, mengonsumsi makanan bergizi, serta melindungi kulit dari paparan sinar matahari merupakan beberapa langkah yang dapat dilakukan.
Penggunaan produk perawatan kulit di sekitar mata juga perlu disesuaikan dengan kondisi kulit. Pilih produk yang aman digunakan pada area tersebut dan hindari menggosok mata terlalu keras.
Jika pembengkakan muncul secara tiba-tiba, hanya terjadi pada satu sisi, disertai rasa sakit, gangguan penglihatan, atau keluhan lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Jangan Hanya Fokus pada Penampilan
Mata panda dan kantung mata memang sering dianggap sebagai persoalan kecantikan. Namun, kondisi area sekitar mata juga dapat memberikan gambaran mengenai kebiasaan sehari-hari, seperti pola tidur dan kelelahan.
Karena itu, daripada sekadar menutupinya dengan makeup atau produk kosmetik, penting untuk memperhatikan pola hidup secara keseluruhan.
Kesimpulannya, Mata panda dan kantung mata bukanlah kondisi yang sama. Mata panda lebih berkaitan dengan perubahan warna atau penggelapan di bawah mata, sedangkan kantung mata lebih terlihat sebagai pembengkakan atau tonjolan.
Dengan mengetahui perbedaannya, perawatan yang dilakukan pun dapat menjadi lebih tepat sesuai kondisi masing-masing.
Sumber: