Tak Punya Banyak Waktu? Coba 2 Ide Sarapan Sehat yang Mudah Dibuat Sendiri
--Ilustrasi gambar
PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Sarapan tidak selalu harus berupa makanan berat. Bagi yang memiliki aktivitas padat pada pagi hari, makanan ringan yang praktis dan tetap mengandung gizi dapat menjadi pilihan untuk mengawali hari.
Membuat sarapan sendiri di rumah juga tidak harus membutuhkan banyak bahan maupun waktu. Dengan memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan, kita bisa menyiapkan makanan sederhana yang lebih mudah disesuaikan dengan selera.
Berikut dua ide makanan ringan yang sehat dan mudah dibuat sendiri untuk sarapan.
1. Oatmeal Pisang dan Telur
Oatmeal bisa menjadi pilihan sarapan praktis karena cara membuatnya cukup sederhana. Agar lebih mengenyangkan dan memiliki rasa yang lebih menarik, oatmeal dapat dipadukan dengan pisang serta telur sebagai sumber protein.
Bahan yang Dibutuhkan
- 4–5 sendok makan oatmeal
- 1 buah pisang
- 1 butir telur rebus
- Air atau susu secukupnya
- Kayu manis secukupnya jika suka
Cara Membuat
Masak oatmeal menggunakan air atau susu hingga teksturnya menjadi lembut. Setelah matang, pindahkan ke mangkuk.
Potong pisang menjadi beberapa bagian kemudian letakkan di atas oatmeal. Tambahkan telur rebus sebagai pelengkap.
Jika menyukai aroma rempah, taburkan sedikit kayu manis.
Sarapan sederhana ini dapat dibuat dalam waktu relatif singkat dan bahan-bahannya pun mudah ditemukan.
Pisang memberikan rasa manis alami, sementara oatmeal dapat menjadi sumber karbohidrat dan serat. Telur melengkapi menu dengan kandungan protein.
2. Roti Gandum Isi Telur dan Sayuran
Pilihan berikutnya adalah roti gandum isi telur dan sayuran. Menu ini cocok bagi yang ingin sarapan praktis tetapi tetap mendapatkan kombinasi karbohidrat, protein, dan sayuran.
Bahan yang Dibutuhkan
- 2 lembar roti gandum
- 1 butir telur
- Selada secukupnya
- Tomat secukupnya
- Timun secukupnya
- Sedikit lada dan garam
- Sedikit minyak untuk memasak telur
Cara Membuat
Pertama, masak telur sesuai selera, misalnya dibuat telur orak-arik atau telur ceplok.
Siapkan dua lembar roti gandum. Letakkan selada, irisan tomat, dan timun di atas roti.
Tambahkan telur yang sudah matang, kemudian tutup dengan lembar roti lainnya.
Jika ingin rasa yang lebih kuat, dapat ditambahkan sedikit lada. Penggunaan saus atau mayones sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan selera.
Menu ini dapat disiapkan dengan cepat sehingga cocok untuk sarapan sebelum berangkat bekerja atau melakukan aktivitas lainnya.
Pilih Bahan yang Sederhana
Membuat sarapan sehat di rumah tidak harus menggunakan bahan yang mahal.
Oatmeal, telur, pisang, roti gandum, tomat, timun, dan sayuran lainnya merupakan beberapa bahan yang relatif mudah ditemukan.
Agar lebih praktis, beberapa bahan dapat disiapkan sejak malam sebelumnya. Misalnya, mencuci sayuran dan menyimpan bahan makanan dalam wadah tertutup sehingga proses menyiapkan sarapan pada pagi hari menjadi lebih cepat.
Perhatikan Porsi Sarapan
Makanan yang dianggap sehat tetap perlu dikonsumsi dengan porsi yang sesuai kebutuhan masing-masing.
Tidak perlu membuat sarapan dalam jumlah berlebihan. Sesuaikan porsi dengan aktivitas dan kebutuhan makan sepanjang hari.
Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu atau kebutuhan diet khusus, pilihan bahan dan porsinya dapat disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan.
sarapan praktis Tidak Harus Membosankan
Menu sarapan sederhana juga dapat dibuat bervariasi. Pisang pada oatmeal misalnya, dapat diganti dengan buah lain yang tersedia di rumah.
Begitu pula dengan isian roti. Selain telur, sayuran dapat dipadukan dengan bahan lain sesuai kebutuhan dan selera.
Kunci utamanya adalah memilih bahan yang beragam dan tidak terlalu banyak menggunakan gula, garam, maupun lemak tambahan.
Dua makanan ringan yang dapat dibuat sendiri untuk sarapan adalah oatmeal pisang dengan telur serta roti gandum isi telur dan sayuran. Keduanya cukup praktis dan dapat dibuat menggunakan bahan yang mudah ditemukan di rumah. Dengan sedikit persiapan, sarapan sederhana pun dapat menjadi bagian dari pola makan yang lebih teratur.
Yang terpenting bukan membuat menu yang rumit, melainkan membangun kebiasaan sarapan dengan pilihan makanan yang sesuai kebutuhan tubuh.
Sumber: