Perbedaan Lada Hitam dan Lada Putih, Ternyata Manfaatnya Tidak Sama

Perbedaan Lada Hitam dan Lada Putih, Ternyata Manfaatnya Tidak Sama

--Ilustrasi gambar

PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Lada atau merica merupakan salah satu rempah yang paling banyak digunakan dalam masakan di seluruh dunia. Selain menambah cita rasa, rempah ini juga dikenal memiliki berbagai kandungan senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan.

Di pasaran, lada umumnya tersedia dalam dua jenis utama, yaitu lada hitam dan lada putih. Meski berasal dari tanaman yang sama, keduanya memiliki perbedaan dalam proses pengolahan, rasa, aroma, hingga kandungan nutrisi tertentu.

Lalu, di antara lada hitam dan lada putih, mana yang sebenarnya lebih baik untuk kesehatan?

Perbedaan Lada Hitam dan Lada Putih

Baik lada hitam maupun lada putih berasal dari buah tanaman merica (Piper nigrum). Perbedaannya terletak pada tingkat kematangan buah dan proses pengolahannya.

Lada Hitam

Lada hitam dibuat dari buah merica yang dipanen saat hampir matang, kemudian dikeringkan bersama kulit luarnya hingga berubah warna menjadi hitam. Proses ini menghasilkan aroma yang lebih kuat, rasa yang lebih tajam, serta kandungan senyawa aktif yang cukup tinggi.

Lada Putih

Sementara itu, lada putih berasal dari buah merica yang telah matang sempurna. Kulit luar buah direndam dan dihilangkan sehingga hanya menyisakan bagian bijinya. Karena kulit luarnya dibuang, lada putih memiliki rasa yang lebih ringan dan aroma yang tidak sekuat lada hitam.

Kandungan Nutrisi yang Hampir Serupa

Kedua jenis lada mengandung berbagai nutrisi dan senyawa alami seperti:

  • Piperin.
  • Antioksidan.
  • Mineral seperti zat besi dan mangan.
  • Serat dalam jumlah kecil.
  • Berbagai senyawa fitokimia.

Piperin merupakan komponen utama yang memberikan rasa pedas khas pada lada sekaligus berperan dalam berbagai manfaat kesehatan.

Lada Hitam Unggul dalam Kandungan Antioksidan

Banyak ahli menilai lada hitam memiliki kandungan antioksidan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan lada putih karena kulit buahnya masih dipertahankan selama proses pengolahan.

Antioksidan berfungsi membantu melindungi sel tubuh dari dampak radikal bebas yang dapat berkontribusi terhadap berbagai masalah kesehatan. Selain itu, kandungan piperin pada lada hitam juga sering dikaitkan dengan peningkatan penyerapan beberapa nutrisi dalam tubuh.

Lada Putih Lebih Ramah untuk Beberapa Jenis Masakan

Meski kandungan antioksidannya cenderung lebih rendah, lada putih memiliki keunggulan dari sisi rasa dan penggunaan kuliner.

Lada putih sering digunakan pada:

  • Sup bening.
  • Bubur.
  • Saus putih.
  • Hidangan laut.
  • Masakan yang membutuhkan rasa lebih halus.

Karena aromanya tidak terlalu tajam, lada putih lebih mudah menyatu dengan berbagai hidangan tanpa mendominasi cita rasa makanan.

Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jika fokus utamanya adalah kandungan antioksidan dan senyawa aktif alami, lada hitam umumnya dianggap sedikit lebih unggul karena masih mengandung lapisan luar buah yang kaya nutrisi. Namun, perbedaannya tidak terlalu besar jika digunakan dalam jumlah yang wajar sebagai bumbu masakan sehari-hari.

Pada dasarnya, baik lada hitam maupun lada putih sama-sama dapat menjadi bagian dari pola makan sehat karena keduanya mengandung senyawa bermanfaat yang berasal dari tanaman merica.

Cara Mengonsumsi Lada Secara Bijak

Untuk mendapatkan manfaat optimal, lada dapat digunakan sebagai pelengkap berbagai hidangan sehat seperti:

  • Sup sayuran.
  • Tumisan.
  • Salad.
  • Daging tanpa lemak.
  • Ikan dan makanan laut.

Namun, konsumsi dalam jumlah berlebihan tetap tidak disarankan karena dapat memicu iritasi lambung atau ketidaknyamanan pada sebagian orang yang sensitif terhadap makanan pedas.

Tidak Harus Memilih Salah Satu

Bagi kebanyakan orang, tidak ada keharusan untuk memilih hanya lada hitam atau lada putih. Keduanya dapat digunakan sesuai kebutuhan dan jenis masakan yang dibuat.

Lada hitam cocok untuk mereka yang menyukai aroma kuat dan rasa lebih tajam, sementara lada putih menjadi pilihan tepat untuk hidangan dengan cita rasa yang lebih lembut.

BACA JUGA:Resep Camilan Sehat dari Tahu yang Renyah, Lezat, dan Mengenyangkan

Lada hitam dan lada putih berasal dari tanaman yang sama, tetapi memiliki perbedaan dalam proses pengolahan, rasa, aroma, dan kandungan nutrisi tertentu. Dari sisi kesehatan, lada hitam cenderung sedikit lebih unggul karena kandungan antioksidan dan piperinnya yang lebih tinggi.

Meski demikian, lada putih tetap menawarkan manfaat kesehatan yang baik dan menjadi pilihan ideal untuk berbagai jenis masakan. Yang terpenting, keduanya dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang dan gaya hidup sehat.

Sumber: