Sering Panaskan Makanan di Microwave? Pastikan Gunakan Wadah Ini agar Tetap Aman dan Sehat
--Ilustrasi gambar
PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Microwave menjadi salah satu peralatan dapur yang paling praktis untuk menghangatkan makanan dalam waktu singkat. Namun, masih banyak orang yang belum memahami bahwa tidak semua wadah aman digunakan di dalam microwave.
Pemilihan wadah yang kurang tepat bukan hanya berisiko merusak makanan, tetapi juga dapat menyebabkan wadah meleleh, pecah, bahkan melepaskan zat tertentu ketika terkena suhu tinggi. Karena itu, penting mengetahui jenis wadah yang aman sebelum memanaskan makanan.
Berikut beberapa bahan wadah yang direkomendasikan untuk digunakan di dalam microwave.
1. Wadah Kaca Tahan Panas
Kaca tahan panas merupakan salah satu pilihan terbaik untuk memanaskan makanan di microwave. Material ini mampu menahan perubahan suhu dengan baik dan tidak bereaksi dengan makanan.
Pastikan wadah yang digunakan memang berlabel microwave safe atau kaca tahan panas agar tidak mudah retak akibat perubahan temperatur.
2. Keramik Berkualitas
Piring atau mangkuk berbahan keramik umumnya aman digunakan selama tidak memiliki hiasan logam atau lapisan metalik. Keramik yang dirancang khusus untuk microwave mampu menghantarkan panas secara merata sehingga makanan lebih cepat hangat.
3. Plastik Berlabel microwave safe
Tidak semua wadah plastik cocok dimasukkan ke microwave. Gunakan hanya wadah yang memiliki label microwave safe karena telah dirancang untuk tahan terhadap suhu pemanasan.
Hindari menggunakan wadah plastik sekali pakai, seperti tempat makanan dari restoran atau kemasan margarin, karena materialnya belum tentu tahan panas dan dapat berubah bentuk.
4. Silikon Food Grade
Peralatan berbahan silikon food grade kini semakin banyak digunakan. Selain fleksibel, bahan ini juga cukup tahan terhadap suhu tinggi sehingga aman digunakan di microwave, selama memang diperuntukkan bagi keperluan makanan.
Wadah yang Sebaiknya Tidak Digunakan
Selain mengetahui wadah yang aman, penting pula mengenali bahan yang sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam microwave.
Aluminium Foil dan Logam
Bahan logam, termasuk aluminium foil, dapat memantulkan gelombang mikro sehingga berisiko memicu percikan api dan merusak microwave.
Styrofoam
Tidak semua styrofoam dirancang untuk dipanaskan. Pada suhu tinggi, beberapa jenis styrofoam dapat melunak bahkan melepaskan zat yang tidak diinginkan ke dalam makanan.
Plastik Tanpa Label
Wadah plastik tanpa keterangan microwave safe sebaiknya dihindari. Paparan panas dapat membuat wadah melengkung, meleleh, atau mengalami perubahan struktur.
Wadah Melamin
Meski sering digunakan sebagai peralatan makan, melamin bukan pilihan yang tepat untuk microwave. Suhu tinggi dapat merusak materialnya sehingga tidak lagi aman digunakan.
Tips Aman memanaskan makanan di microwave
Agar proses memanaskan makanan lebih aman dan hasilnya tetap maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
- Gunakan wadah yang memiliki label microwave safe.
- Hindari wadah dengan ornamen emas atau perak.
- Jangan memanaskan makanan dalam wadah tertutup rapat. Beri sedikit celah agar uap dapat keluar.
- Aduk makanan di tengah proses pemanasan agar panas tersebar merata.
- Gunakan sarung tangan atau kain saat mengeluarkan wadah karena permukaannya bisa menjadi sangat panas.
Memilih wadah yang tepat sama pentingnya dengan mengatur waktu pemanasan di microwave. Wadah berbahan kaca tahan panas, keramik, silikon food grade, dan plastik berlabel microwave safe merupakan pilihan yang paling aman digunakan.
Sebaliknya, hindari menggunakan logam, aluminium foil, styrofoam, melamin, maupun plastik biasa yang tidak dirancang untuk suhu tinggi. Dengan memilih wadah yang sesuai, makanan tetap aman dikonsumsi sekaligus membantu menjaga umur pakai microwave lebih lama.
Sumber: