PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Mimisan pada anak sering kali membuat orang tua khawatir, meski kondisi ini umumnya tidak berbahaya. Dalam dunia medis, mimisan dikenal sebagai epistaksis, yaitu keluarnya darah dari hidung akibat pecahnya pembuluh darah kecil di dalam rongga hidung.
Kondisi ini cukup umum terjadi pada anak-anak, terutama karena struktur pembuluh darah di hidung mereka masih sensitif dan mudah pecah. Namun, penting bagi orang tua untuk memahami apa saja penyebabnya agar bisa menangani dengan tepat. Penyebab Mimisan pada Anak Ada beberapa faktor yang dapat memicu mimisan pada anak, di antaranya:-
Udara Kering - Lingkungan dengan udara kering, baik karena cuaca panas maupun penggunaan pendingin ruangan, dapat membuat lapisan dalam hidung menjadi kering dan mudah terluka.
Kebiasaan Mengorek Hidung - Anak-anak sering kali tanpa sadar mengorek hidung terlalu dalam atau terlalu keras, yang dapat melukai pembuluh darah kecil di dalamnya.
Infeksi Saluran Pernapasan - Pilek, flu, atau sinusitis dapat menyebabkan iritasi pada hidung sehingga lebih rentan mengalami perdarahan.
Alergi - Reaksi alergi yang menyebabkan gatal pada hidung bisa membuat anak sering menggosok atau mengorek hidung, sehingga memicu mimisan.
Cedera atau Benturan - Benturan pada hidung saat bermain atau terjatuh juga bisa menjadi penyebab mimisan.
Faktor Medis Tertentu - Meski jarang, mimisan berulang bisa terkait dengan gangguan pembekuan darah atau kondisi kesehatan lainnya.
-
Mimisan terjadi terlalu sering
Perdarahan berlangsung lebih dari 20 menit
Mimisan terjadi setelah cedera berat
Disertai gejala lain seperti mudah memar atau lemas