PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Menanam cabai kini tidak harus membutuhkan lahan luas. Dengan memanfaatkan botol bekas, siapa pun bisa mulai berkebun di rumah secara praktis. Selain hemat biaya, cara ini juga menjadi solusi ramah lingkungan karena memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai.
Metode tanam ini cocok diterapkan di halaman sempit, balkon, hingga teras rumah. Alat dan Bahan yang Dibutuhkan Sebelum memulai, siapkan beberapa bahan berikut:-
Botol plastik bekas ukuran 1–1,5 liter
Tanah subur atau campuran tanah dan kompos
Bibit cabai
Air secukupnya
Cutter atau gunting
Tali atau kawat untuk menggantung (opsional)
-
Siapkan Wadah Tanam - Potong bagian tengah botol atau buat lubang di sisi botol sebagai tempat tanaman. Pastikan juga membuat lubang kecil di bagian bawah untuk drainase air.
Isi dengan Media Tanam - Masukkan campuran tanah dan kompos ke dalam botol. Pastikan teksturnya gembur agar akar tanaman bisa tumbuh dengan baik.
Tanam Bibit Cabai - Masukkan bibit cabai ke dalam media tanam, lalu tutup dengan tanah secara perlahan. Pastikan posisi tanaman tegak.
Siram Secara Teratur - Siram tanaman secukupnya, jangan terlalu basah agar akar tidak membusuk. Lakukan penyiraman 1–2 kali sehari, tergantung kondisi cuaca.
Letakkan di Tempat yang Mendapat Sinar Matahari - Cabai membutuhkan sinar matahari cukup untuk tumbuh optimal. Letakkan botol di area yang terkena cahaya langsung.
-
Gunakan pupuk organik secara berkala
Pastikan drainase air berjalan baik
Hindari genangan air di dalam botol
Periksa tanaman dari hama atau penyakit
-
Menghemat biaya dan ruang
Ramah lingkungan
Mudah dipindahkan
Cocok untuk pemula