Ritual Jelang Imlek yang Dipercaya Datangkan Hoki dan Energi Positif

Ritual Jelang Imlek yang Dipercaya Datangkan Hoki dan Energi Positif

Ritual Jelang Imlek yang Dipercaya Datangkan Hoki dan Energi Positif-ilustrasi-

PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Perayaan Tahun Baru Imlek bukan hanya tentang pesta dan hidangan khas. Ada sejumlah hal-hal yang dianggap membawa keberuntungan untuk dilakukan menjelang Imlek yang masih dijaga hingga kini. Tradisi ini diyakini menjadi cara menyambut tahun baru dengan energi positif, harapan baik, serta doa untuk kelimpahan.

Di berbagai komunitas Tionghoa, persiapan Imlek dimulai jauh sebelum hari H. Mulai dari membersihkan rumah hingga membeli perlengkapan serba merah, setiap aktivitas memiliki filosofi tersendiri.

1. Membersihkan Rumah Secara Menyeluruh
Tradisi bersih-bersih rumah atau sweeping the dust dipercaya sebagai simbol membuang sial di tahun sebelumnya. Debu dan kotoran dimaknai sebagai energi lama yang harus disingkirkan sebelum tahun baru tiba.
Namun, ada aturan tak tertulis: setelah Imlek dimulai, aktivitas menyapu biasanya dihindari agar rezeki yang datang tidak ikut “tersapu”.

2. Melunasi Utang dan Menyelesaikan Masalah
Menjelang Imlek, banyak keluarga berupaya menyelesaikan kewajiban finansial maupun persoalan pribadi. Filosofinya sederhana: memulai tahun baru tanpa beban agar kehidupan berjalan lebih ringan dan harmonis.

BACA JUGA:Kenapa Selalu Ada Ikan Bandeng Saat Imlek? Ini Makna dan Sejarah di Baliknya

3. Menghias Rumah dengan Warna Merah
Warna merah mendominasi dekorasi Imlek karena melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan perlindungan dari energi negatif. Lentera merah, hiasan karakter keberuntungan, hingga kertas doa menjadi ornamen yang umum terlihat.

4. Menyiapkan Hidangan Simbolik
Beberapa makanan dipercaya membawa makna khusus. Ikan melambangkan kelimpahan, jeruk identik dengan keberuntungan, sementara kue keranjang menjadi simbol kehangatan dan persatuan keluarga.

5. Membeli Baju Baru
Mengenakan pakaian baru saat Imlek dipercaya sebagai simbol awal yang segar. Warna cerah, terutama merah dan emas, dipilih untuk merepresentasikan optimisme di tahun yang baru.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Hidangan, Ini Makna Filosofis Buah-buahan Wajib Saat Imlek

6. Berbagi Angpao
Memberikan Angpao bukan sekadar tradisi berbagi rezeki, tetapi juga simbol doa agar penerima mendapatkan keberuntungan dan kebahagiaan.

Tradisi yang Tetap Relevan
Di era modern, sebagian orang mungkin tidak lagi memaknai tradisi ini secara harfiah. Namun, nilai yang terkandung di dalamnya—membersihkan diri, memperbaiki hubungan, dan berbagi—tetap relevan.

Hal-hal yang dianggap membawa keberuntungan untuk dilakukan menjelang Imlek pada akhirnya bukan hanya tentang mitos, melainkan cara menjaga harapan agar tahun baru datang dengan semangat baru.

Sumber: