PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Saat perayaan Tahun Baru Imlek tiba, buah-buahan tertentu selalu menghiasi meja sembahyang, ruang tamu, dan menjadi buah tangan wajib. Pemilihan buah-buahan ini bukan tanpa alasan. Setiap jenis buah menyimpan filosofi dan harapan mendalam yang dipercaya akan membawa keberuntungan di tahun yang baru.
Pakar budaya Tionghoa Indonesia, Agni Malagina, menegaskan, "Buah-buahan dalam tradisi Imlek sangat simbolis. Pilihannya berdasarkan bunyi namanya dalam dialek Mandarin atau Hokkian yang dianggap homofon (berbunyi sama) dengan kata-kata baik, warna, serta bentuknya." Jeruk Mandarin dan Jeruk Sunkist: Simbol Emas dan Keberuntungan Jeruk, terutama Jeruk Mandarin (Kam) dan Jeruk Sunkist (Chen), adalah buah yang paling ikonik. Warna jingganya yang keemasan melambangkan uang dan kekayaan."Bentuknya yang bulat dan warna emasnya melambangkan kesempurnaan dan rezeki. Kata 'jeruk' dalam bahasa Mandarin (橘子, júzi) terdengar mirip dengan kata 'keberuntungan' (吉, jí)," jelas Agni Malagina. Tradisi membawa dua atau sekelompok jeruk saat bersilaturahmi juga mengandung makna. Membawa sepasang jeruk berarti memberikan keberuntungan ganda, sementara membawa sekantung penuh melambangkan limpahan rezeki. BACA JUGA:Lebih dari Sekadar Hidangan, Ini Makna Makanan Khas Imlek Apel Merah: Pembawa Kedamaian dan Kesehatan Apel merah (Ping Guo) selalu hadir karena warna merahnya yang melambangkan kebahagiaan dan kesejahteraan. Bunyi namanya dalam bahasa Hokkian, "Ping", dianggap serupa dengan kata "damai" atau "sejahtera"."Memberikan apel adalah doa agar yang menerima selalu dalam keadaan damai dan sehat sepanjang tahun," tambah Agni Malagina. Buah Delima: Lambang Keturunan yang Melimpah Buah delima (Shi Liu) mungkin tidak sepopuler jeruk, tetapi maknanya sangat dalam, terutama bagi pasangan yang baru menikah. Bijinya yang banyak secara langsung melambangkan harapan untuk keturunan yang banyak dan kehidupan keluarga yang subur. BACA JUGA:Kenapa Selalu Ada Ikan Bandeng Saat Imlek? Ini Makna dan Sejarah di Baliknya Buah Lainnya: Dari Pear Hingga Anggur-
Pir (Li)
Meski haram dihindari saat dibagikan karena namanya homofon dengan kata 'perpisahan', pir sering hadir sebagai simbol umur panjang dan ikatan persahabatan yang kuat. Anggur
Melambangkan kesuburan dan kemakmuran. Rangkaian buah anggur yang penuh butir melambangkan kekayaan dan pencapaian yang berkelanjutan. Pisang
Warna kuning keemasan dan bentuknya yang melengkung seperti bulan sabit dianggap membawa kemujuran.