PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Tahun Baru Imlek 2026 akan menyambut kita dengan energi besar Tahun Naga Api. Berdasarkan perhitungan kalender Imlek, tahun ini dimulai pada 17 Februari 2026. Naga, sebagai simbol keberanian, otoritas, dan transformasi, dipadukan dengan elemen Api yang penamah semangat dan ambisi, menjanjikan tahun yang dinamis dan penuh perubahan.
Pakar Feng Shui dan budaya Tionghoa, Lim Guo Xiang, memberikan gambaran umum, "Tahun Naga Api adalah tahun untuk bertindak berani dan mengambil inisiatif. Api membutuhkan kayu untuk menyala, sehingga tahun ini sangat mendukung untuk memulai hal baru, berkarier, dan meraih pengakuan. Namun, api juga bisa membakar, jadi kehati-hatian dalam emosi dan ucapan tetap diperlukan." Lalu, bagaimana ramalan peruntungan masing-masing shio? Simak ulasannya. Shio dengan Energi Keberuntungan Terkuat di 2026-
Shio Monyet
"Shio Monyet akan sangat bersinar. Mereka pintar, lincah, dan elemen Api tahun ini cocok dengan karakternya. Peluang karir dan finansial sangat terbuka. Kerja sama dengan Shio Tikus atau Naga akan sangat menguntungkan," jelas Lim Guo Xiang. Shio Naga (Tuan Rumah Tahun)
Meski menghadapi tantangan Ben Ming Nian (tahun shio yang sama), energi Naga sangat kuat. "Ini tahun untuk introspeksi dan membangun fondasi yang kokoh. Keberuntungan ada, tetapi harus diimbangi dengan kerja keras dan kewaspadaan," tambahnya. Shio Tikus
Dipercaya akan mendapatkan banyak bantuan dan kemudahan dalam jaringan pertemanan serta rekan kerja. Karier dan hubungan sosial diprediksi berkembang pesat.
-
Shio Anjing
"Secara tradisi, Anjing 'bertentangan' dengan Naga. Ini tahun di mana mungkin banyak rintangan atau kompetisi yang tidak terduga. Disarankan untuk lebih rendah hati, fokus pada penyelesaian masalah internal, dan hindari konflik langsung," papar Lim Guo Xiang. Shio Kelinci
Perlu hati-hati dalam hubungan interpersonal dan komunikasi. Potensi kesalahpahaman lebih tinggi. Tahun ini adalah saat yang tepat untuk mengasah keterampilan dan memperdalam pengetahuan. Shio Kerbau
Mungkin merasa perjuangannya lebih berat. Namun, sifat Kerbau yang tekun justru menjadi modal. Kesabaran dan ketekunan akan membuahkan hasil di akhir periode.