PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Keberadaan ular di sekitar rumah tentu membuat banyak orang merasa khawatir. Hewan melata ini dapat muncul di pekarangan, kebun, hingga area belakang rumah, terutama saat musim hujan atau ketika lingkungan sekitar menjadi habitat yang nyaman.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, banyak orang memanfaatkan tanaman tertentu yang dipercaya memiliki aroma menyengat sehingga tidak disukai ular. Meski efektivitasnya belum didukung bukti ilmiah yang kuat sebagai pengusir ular, tanaman-tanaman ini kerap digunakan sebagai langkah pencegahan alami. Lantas, tanaman apa saja yang sering dipercaya dapat membantu mengurangi risiko ular masuk ke pekarangan rumah? 1. Serai Wangi Serai wangi dikenal memiliki aroma khas yang kuat karena mengandung minyak atsiri. Aroma tersebut dipercaya tidak disukai oleh sejumlah hewan, termasuk ular. Selain berfungsi sebagai tanaman hias dan bumbu dapur, serai wangi juga dapat ditanam di sepanjang pagar atau halaman rumah sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan. 2. Lidah Mertua Lidah mertua merupakan tanaman hias yang populer karena mudah dirawat. Daunnya yang tegak, keras, dan runcing dipercaya dapat membuat ular enggan melintas di area yang dipenuhi tanaman ini. Di samping itu, lidah mertua juga dikenal mampu membantu meningkatkan kualitas udara di dalam maupun sekitar rumah. 3. Bawang Putih Bawang putih mengandung senyawa sulfur yang menghasilkan aroma cukup tajam. Banyak orang memanfaatkan tanaman ini di kebun atau halaman sebagai pengusir alami berbagai jenis hama. Meski belum terbukti secara ilmiah dapat mengusir ular secara efektif, aroma bawang putih dipercaya membantu mengurangi ketertarikan hewan tertentu untuk mendekati area rumah. 4. Marigold Bunga marigold memiliki warna cerah yang mempercantik taman sekaligus mengeluarkan aroma khas. Tanaman ini lebih dikenal sebagai pengusir beberapa jenis serangga. Karena membantu mengurangi populasi serangga yang menjadi sumber makanan bagi hewan lain, marigold juga sering ditanam sebagai bagian dari strategi menjaga pekarangan tetap nyaman. 5. Kemangi Kemangi memiliki aroma segar yang berasal dari kandungan minyak atsiri. Selain dimanfaatkan sebagai lalapan, tanaman ini juga sering ditanam di pekarangan rumah. Aromanya dipercaya dapat membantu mengurangi kehadiran beberapa jenis hewan dan serangga di sekitar rumah. 6. Mint Daun mint memiliki aroma yang kuat dan menyegarkan. Tanaman ini cukup mudah tumbuh di dalam pot maupun langsung di tanah. Selain dimanfaatkan sebagai tanaman herbal, mint sering dijadikan pilihan untuk membantu mengusir beberapa jenis serangga dan memberikan aroma segar pada lingkungan rumah. 7. Rue (Ruta graveolens) Rue merupakan tanaman herbal yang dikenal memiliki aroma tajam. Di beberapa negara, tanaman ini secara tradisional dipercaya dapat membantu menjauhkan berbagai jenis hewan dari area pekarangan. Namun, penggunaannya tetap perlu hati-hati karena getah tanaman ini dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang yang memiliki kulit sensitif. Cara Efektif Mencegah Ular Masuk ke Rumah Menanam tanaman tertentu sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya cara untuk mencegah ular datang. Langkah yang lebih penting adalah menjaga kondisi lingkungan agar tidak menjadi tempat yang menarik bagi ular. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:-
Rutin memotong rumput dan semak yang terlalu tinggi.
Membersihkan tumpukan kayu, batu, atau barang bekas yang dapat menjadi tempat persembunyian ular.
Menutup celah pada dinding, ventilasi, atau saluran air yang memungkinkan ular masuk.
Mengendalikan populasi tikus, karena merupakan salah satu sumber makanan utama ular.
Menjaga kebersihan halaman dan tidak membiarkan sampah menumpuk.