PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Ikan tongkol dan tuna kerap dianggap sebagai jenis ikan yang sama karena memiliki bentuk tubuh yang mirip dan sama-sama berasal dari keluarga Scombridae. Tak sedikit pula masyarakat yang menyebut tongkol sebagai "tuna kecil". Padahal, keduanya merupakan jenis ikan yang berbeda, meski masih memiliki hubungan kekerabatan.
Baik tongkol maupun tuna sama-sama dikenal sebagai sumber protein berkualitas tinggi dan kaya nutrisi. Namun, ada sejumlah perbedaan dari segi ukuran, kandungan gizi, hingga manfaat kesehatannya. Lantas, apakah tongkol dan tuna sama? Mana yang lebih bergizi? Apakah Tongkol dan Tuna Sama? Jawabannya adalah tidak. Meski berasal dari keluarga ikan yang sama, tongkol dan tuna termasuk spesies yang berbeda. Secara umum, ikan tuna memiliki ukuran tubuh yang lebih besar, daging lebih tebal, dan sering menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi. Sementara itu, tongkol berukuran lebih kecil, memiliki tekstur daging yang padat, dan lebih mudah ditemukan di pasar tradisional dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, warna daging tuna cenderung merah muda hingga merah tua, sedangkan daging tongkol umumnya lebih pucat atau keabu-abuan setelah dimasak. Perbedaan Tongkol dan Tuna 1. Ukuran Tubuh Tuna dapat tumbuh hingga ratusan kilogram, tergantung jenisnya. Sebaliknya, tongkol umumnya hanya memiliki ukuran beberapa kilogram sehingga lebih kecil. 2. Tekstur dan Warna Daging Daging tuna lebih lembut dengan warna merah yang khas karena kandungan mioglobin yang lebih tinggi. Tongkol memiliki tekstur yang lebih padat dan berserat. 3. Harga Tuna biasanya memiliki harga yang lebih mahal karena permintaan pasar yang tinggi, terutama untuk kebutuhan sashimi, steak, maupun ekspor. Tongkol menjadi pilihan banyak keluarga karena harganya lebih ekonomis namun tetap kaya nutrisi. 4. Pengolahan Tuna banyak diolah menjadi steak, sushi, sashimi, salad, atau ikan kaleng. Sementara itu, tongkol sering dimasak menjadi pindang, balado, gulai, pepes, hingga abon. Kandungan Gizi Ikan Tongkol Tongkol merupakan sumber protein hewani yang baik dan mengandung berbagai vitamin serta mineral penting. Beberapa kandungan gizinya meliputi:-
Protein berkualitas tinggi.
Asam lemak omega-3.
Vitamin B12.
Vitamin D.
Selenium.
Fosfor.
Kalium.
-
Protein tinggi.
Asam lemak omega-3 (EPA dan DHA).
Vitamin D.
Vitamin B12.
Selenium.
Niasin.
Fosfor.
-
Mata jernih dan tidak cekung.
Insang berwarna merah segar.
Daging terasa kenyal saat ditekan.
Tidak mengeluarkan bau menyengat.
Sisik masih melekat kuat dan tampak mengilap.