PAPUATENGAH.DISWAY.ID - Gemas Ingin Memencet Jerawat? Sebaiknya Tahan Dulu. Munculnya jerawat di wajah sering kali membuat seseorang tergoda untuk segera memencetnya agar cepat hilang. Padahal, kebiasaan ini justru dapat memperburuk kondisi kulit dan meningkatkan risiko terjadinya infeksi maupun bekas jerawat yang sulit dihilangkan.
Jerawat merupakan masalah kulit yang terjadi akibat pori-pori tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan bakteri. Penanganan yang kurang tepat dapat membuat peradangan semakin parah dan memperpanjang proses penyembuhan. Mengapa Memencet Jerawat Berbahaya? Memencet jerawat dengan tangan yang tidak steril atau menggunakan cara yang salah dapat mendorong bakteri masuk lebih dalam ke lapisan kulit. Akibatnya, peradangan bisa menjadi lebih luas dan proses penyembuhan berlangsung lebih lama. Selain itu, tekanan saat memencet jerawat juga dapat merusak jaringan kulit di sekitarnya sehingga meningkatkan risiko terbentuknya jaringan parut. Bahaya Memencet Jerawat 1. Memicu Infeksi Tangan yang kotor mengandung banyak bakteri. Ketika digunakan untuk memencet jerawat, bakteri dapat masuk ke dalam pori-pori yang terbuka dan menyebabkan infeksi. Akibatnya, jerawat menjadi lebih merah, bengkak, terasa nyeri, bahkan dapat bernanah. 2. Menyebabkan Bekas Jerawat Salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah munculnya bekas jerawat, baik berupa noda kehitaman (hiperpigmentasi) maupun jaringan parut atau bopeng. Bekas jerawat umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk memudar dibandingkan jerawat itu sendiri. 3. Memperparah Peradangan Memencet jerawat dapat menyebabkan isi jerawat menyebar ke jaringan kulit di sekitarnya. Hal ini dapat memicu munculnya peradangan baru sehingga area yang berjerawat menjadi lebih luas. 4. Proses Penyembuhan Menjadi Lebih Lama Jerawat yang dibiarkan sembuh secara alami umumnya akan membaik dengan perawatan yang tepat. Sebaliknya, jerawat yang dipencet berulang kali berisiko mengalami luka terbuka sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih. 5. Berisiko Menimbulkan Luka Permanen Pada beberapa orang, terutama yang memiliki jerawat meradang atau jerawat batu, kebiasaan memencet jerawat dapat meninggalkan bekas luka permanen yang sulit diatasi. Cara Merawat Jerawat yang Benar Daripada memencet jerawat, lakukan perawatan kulit yang lebih aman dengan langkah berikut: 1. Bersihkan Wajah Secara Rutin Cuci wajah dua kali sehari menggunakan pembersih yang lembut agar minyak, kotoran, dan sisa riasan tidak menyumbat pori-pori. Hindari mencuci wajah terlalu sering karena dapat membuat kulit menjadi kering dan memicu produksi minyak berlebih. 2. Gunakan Produk Perawatan yang Sesuai Pilih produk perawatan yang mengandung bahan aktif seperti:-
Asam salisilat (salicylic acid).
Benzoil peroksida (benzoyl peroxide).
Niacinamide.
Retinoid (sesuai anjuran tenaga kesehatan).
Asam azelaat (azelaic acid).
-
Membersihkan wajah setelah berkeringat.
Mengganti sarung bantal secara rutin.
Membersihkan layar ponsel secara berkala.
Menghindari penggunaan kosmetik yang menyumbat pori-pori.
Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
Tidur yang cukup dan mengelola stres.